Koleksi 01Empat petikan, empat sajian

Petikan yang dicintai

كنوز القرآن

Empat petikan yang tersimpan utuh dalam ingatan umat Islam, masing-masing dibuka lewat satu sajian visual tersendiri.

4sajian tersendiri

Empat cara memperhatikan

01 · memuat

Apa isinya

Asmaul Husna, Ayat Kursi, Al-Fatihah, dan Ayat Cahaya; masing-masing dibiarkan berbeda, bukan dipaksa masuk ke satu cetakan yang sama.

02 · memulai

Cara masuk

Pilih petikan yang sudah Anda bawa dalam ingatan, atau ikuti bentuk yang menarik perhatian Anda: deretan nama, lingkaran, peralihan tata bahasa, atau gambaran berlapis.

03 · menjanjikan

Batasnya

Setiap sajian membedakan dengan jelas mana teks ayatnya dan mana susunan visual serta penafsiran redaksional situs ini.

Empat petikan · empat pertanyaan

Bentuknya berubah karena petikannya berubah.

Ini bukan empat ilustrasi bertema. Setiap instrumen memisahkan satu ciri yang layak diperhatikan: seruan, struktur, suara, atau citra, lalu membiarkan petikannya menentukan temponya.

Bidang manuskrip beriluminasi berlatar lazuardi, dipenuhi segel-segel geometris keemasan yang mengelilingi medalion kosong di tengah
Tradisi doaMakna yang menjadi gerak
01Doa

99 Asmaul Husna

Bagaimana sebuah nama bisa menjadi tindakan?

الأسماء الحسنى

Ragam hias yang hidup: gerak dan rupa setiap nama yang diriwayatkan dibentuk oleh maknanya sendiri.

Gerak Anda
Cari, pilih, bandingkan
Perlu diingat
Makna yang menjadi gerak
Masuklah lewat nama yang paling sering Anda sebut
Lengkungan emas bersusun sembilan batu, megah di atas langit lazuardi pekat, dengan batu kunci di tengahnya yang berpendar
Quran 2:255Pusat yang menahan bentangan
02Struktur

Ayat Kursi

Bagaimana satu ayat menopang bangunannya sendiri?

آية الكرسي

Sembilan penggal kalimat, ditata di sini sebagai sebuah lengkungan. Sentuh satu batu, maka pasangannya yang diusulkan menjawab dari seberang lengkungan.

Gerak Anda
Sentuh, pasangkan, baca ulang
Perlu diingat
Pusat yang menahan bentangan
Masuklah lewat penggal-penggal kalimat yang saling mencerminkan
Tujuh jalur geometris beriluminasi bertemu pada engsel berbentuk belah ketupat di tengah, lalu terbuka ke arah yang baru
Quran 1“Dia” dan “-Nya” menjadi “Engkau” dan “kami”
03Suara

Al-Fatihah

Di mana penuturan berubah menjadi sapaan?

الفاتحة

Tujuh gerak mengelilingi satu engsel gramatikal: qari beralih dari berbicara tentang Allah menjadi berbicara kepada-Nya.

Gerak Anda
Ikuti, beralih, berdoa
Perlu diingat
“Dia” dan “-Nya” menjadi “Engkau” dan “kami”
Masuklah lewat titik peralihan dalam suara qari
Pelita kaca yang bercahaya dan sebatang dahan zaitun, bersarang di antara lapis-lapis lengkungan manuskrip berwarna lazuardi dan emas
Quran 24:35Satu bejana di dalam bejana lain
04Citra

Ayat Cahaya

Bagaimana satu citra terbuka di dalam citra lain?

آية النور

Ceruk, pelita, kaca, bintang, pohon, minyak: turunlah menyusuri bejana-bejana yang bersarang di dalam ayat ini, selapis demi selapis.

Gerak Anda
Turun, cermati, kembali
Perlu diingat
Satu bejana di dalam bejana lain
Masuklah lewat urutan citranya

Satu koleksi · empat disiplin

Lakukan sesuatu dengan kata-katanya.

Setiap halaman meminta perhatian yang berbeda. Tampilan visualnya hanya ambang pintu; petikan selengkapnya tetap menjadi tujuannya.
01 · Nama

Menyeru

Biarkan makna membentuk gerak, lalu periksa di mana bentuk katanya muncul.

02 · Klausa

Membandingkan

Simak dua bagian satu ayat sekaligus tanpa kehilangan keutuhan ayatnya.

03 · Suara

Berbelok

Dengarkan tata bahasanya berpindah dari penggambaran ke sapaan langsung, lalu ke permohonan.

04 · Citra

Menuruni

Masuki setiap wadah satu per satu, lalu kembali ke ayatnya yang utuh.