Pertanyaannya
Di dunia yang datar, mungkinkah malam 'melilit' siang?
STARTQURANالقرآن الكريمInstrumen 01Pertemuan teks dan dunia
Malam dililitkan atas siang seperti lilitan sorban.
Instrumen Tanda-tanda
Di dunia yang datar, mungkinkah malam 'melilit' siang?
1 ayat sumber, satu pengamatan interaktif, dan tiga pembacaan yang sengaja dipisahkan.
Resonansi bukanlah prediksi ilmiah. Kajian ini mengajak merenung, bukan mengubah kitab suci menjadi buku petunjuk laboratorium.
Di dunia yang datar, mungkinkah malam 'melilit' siang?
Tahan tebakan Anda. Lalu jalankan percobaan di bawah ini.On the globe, night and day chase each other in an endless coil: winding, in the verb's own sense.
A striking fit between an old verb and a modern globe, offered as an observation, not as proof of anything beyond itself.
خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ يُكَوِّرُ ٱلَّيْلَ عَلَى ٱلنَّهَارِ وَيُكَوِّرُ ٱلنَّهَارَ عَلَى ٱلَّيْلِ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِى لِأَجَلٍ مُّسَمًّى أَلَا هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّٰرُ
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
Teksnya: Dia melilitkan (yukawwir) malam atas siang dan melilitkan siang atas malam. Takwir adalah kata kerja untuk melilitkan sorban pada kepala.
Secara klasik dibaca sebagai susul-menyusul yang terus-menerus antara keduanya; kata kerja melilit itu dicatat sebagai gambaran menutupi sesuatu dengan cara melingkarinya.
Pada bola bumi yang berputar, siang dan malam persis merupakan dua selubung yang saling mengejar mengelilingi sebuah bola: garis terminator melilit planet ini tanpa henti.