Kematian dan hari pembalasan
Ayat-ayat yang menggambarkan kepastian kematian, akhir dunia, dan peristiwa-peristiwa Hari Pembalasan.
- 64
- ayat
- 61
- Makkiyah
- 3
- Madaniyah
- 0.92
- kohesi
Kohesi adalah seberapa mirip ayat-ayat ini dengan pusat kelompoknya, dari 0 sampai 1. Angka ini tergolong longgar, jadi kelompok ini tidak seerat kebanyakan kelompok lain.
40 ayat terdekat dengan pusatnya
Yang terdekat dengan pusat kelompok didahulukan. 24 ayat lagi termasuk kelompok ini.
فَسَوْفَ يَدْعُوا۟ ثُبُورًا
maka dia akan berteriak: "Celakalah aku".
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ
dan ditutup lagi oleh kegelapan.
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
فَيَقُولُوا۟ هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ
lalu mereka berkata: "Apakah kami dapat diberi tangguh?"
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَٰقِعٌ
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.
وَإِذَا ٱلْوُحُوشُ حُشِرَتْ
dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
لِّكُلِّ نَبَإٍ مُّسْتَقَرٌّ وَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
Untuk setiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.
ثُمَّ إِنَّكُم بَعْدَ ذَٰلِكَ لَمَيِّتُونَ
Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)
قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ
Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ ٱلْيَقِينِ
dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin.
فَإِذَا نُقِرَ فِى ٱلنَّاقُورِ
Apabila ditiup sangkakala,
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ
Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap.
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ
Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya.
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا
yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ
Sebahagian dan mereka menghadap kepada sebahagian yang lain berbantah-bantahan.
هَٰذَا يَوْمُ لَا يَنطِقُونَ
Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),
خُشَّعًا أَبْصَٰرُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ ٱلْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنتَشِرٌ
sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan
وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ فُرِجَتْ
dan apabila langit telah dibelah,
فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ
Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat,
ٱدْخُلُوهَا بِسَلَٰمٍ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُلُودِ
masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan.
فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌ
maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
Adapun orang yang melampaui batas,
وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلْأَتْقَى
Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,
وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٰبًا
dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
ٱنظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ
Lihatlah bagaimana mereka telah berdusta kepada diri mereka sendiri dan hilanglah daripada mereka sembahan-sembahan yang dahulu mereka ada-adakan.
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka meIihatnya.
مَّا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـْٔخِرُونَ
Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).
فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,
فِىٓ أَدْنَى ٱلْأَرْضِ وَهُم مِّنۢ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ
di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang
فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ
maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.
فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ نَفْخَةٌ وَٰحِدَةٌ
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
وَإِذَا ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتْ
dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka).
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ
Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
فَأَصْبَحَتْ كَٱلصَّرِيمِ
maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita.
أُو۟لَٰٓئِكَ فِى جَنَّٰتٍ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
Di mana letaknya
Ayat-ayat ini di sepanjang kitab menurut urutan bacaan. Sebagian besar berada di An-Naazi'aat.
Histogram letak ayat-ayat topik ini di sepanjang kitab menurut urutan bacaan.
Bagaimana bunyinya
Diukur terhadap seluruh kitab, jadi selisihnyalah yang penting.
seberapa kuat nada rahmat
seberapa kuat nada pembalasan
seberapa banyak memberi arahan alih-alih menggambarkan
seberapa jauh ia menunjuk melampaui hidup ini
seberapa positif kesan ayatnya
seberapa bermuatan bahasanya
Garis pucat di tiap batang adalah rata-rata seluruh kitab untuk saluran itu.
Di sebelahnya
Kelompok yang paling dekat dengan kelompok ini dalam makna.
